Kamis, 12 September 2019

Rat dan Kampanya


Rat dan Kampanya
Furi

Hari, baru dimulai
Bau tanah basah sehabis hujan
Menghantarkan kelegaan yang membuncah
Atmaku tenang seperti diri ini rimpuh

Sarayu kala terang dan petang
Berayun lambat menembus masa kecil
Menapak senang dengan kaki telanjang
Lumpur, hujan, dan segala percikan kebebasan itu

Gelombang pasang,
Menularkan sebongkah senyum
Berlarian bahkan di tengah hutan beton
Padma tunggal yang begitu dahayu dipandang

Bumiku ini amat alap untuk dirusak
Nestapa luruh ketika bencana alam bertamu
Meleburkan pahang yang acak kali kupuja
Tak bisakah keindahan ini baka

Galaksi tiap malam menemani kesunyianku
Bercengkrama ironis tanpa ajun
Tekadku bulat mengasihi paru-paru dunia
Mengawasi tangan-tangan nakal yang usil
Tempat berjuta jiwa bercokol serta

Singapura, 12 September 2019

5 komentar: