Negeri Anak Bangsa
Furi
Adiwiyata Jumat pagi ini
Kumulai dengan sesak kemacetan lalu lintas
Berbondong langkah menuju tiap hak dan kewajiban
Meski sering kali kurasa penat
Asap kendaraan dan puing sampah berserakan
Ngeri mata memandang
Pun tumpukan plastik yang sulit terurai
Genangan air keruh disana-sini
Basah,
Disaat lenganku menyentuh baja lama
Lelehan minyak hitam dari kendaraan rongsokan
Betapa inikah layak disebut pemukiman penduduk
Udara bahkan enggan menetap
Sebab hanya kekumuhan yang ada
Nyaris batinku menjerit sarkas
Apa gunaku di muka bumi ini
Di depan sana,
Generasi sepertiku asik menyelami obrolan santai mereka
Tampak acuh dengan lingkungan sekitar
Padahal beberapa raga senja sibuk memungut dengan karung usang
Egois sekali jiwa-jiwa muda seperti itu
Singapura, 14 September 2019
Jadi pengen diajari nulis puisi juga nih, kak 😍😍😍
BalasHapusPerpaduan yang luar mantap sekali untuk tiga kata kunci nya
BalasHapus