Indurasmi Malam ini
Furi
Bersama senja, di bawah hujan
Rucita lintang menuntunku pada jam tenang
Akan paras jua rasa yang semakin lekat
Sarayu lagi-lagi menjerumus akan dirimu
Tawa dan kernyitan aneh yang berpola
Pilon, aku termenung memutar kisah kala itu
Pesona gila dalam dirimu
Ketika langit menangis kita tertawa
Berbagi cerita dengan maksud membaur
Bagaimana caramu mengekspresikan diri
Aku suka, semua yang melekat padamu
Benawat,
Bahkan sebelum kita mulai dekat
Anindya, begitu mudahnya mengubah pendapat
Alih-alih marah namun suka
Rinduku melalang buana tertiup angin
Pair jantungku setiap mengingatmu
Semua terasa singkat sebab kalis
Bersama shyam kembali mengenangmu
Medan, 10 September 2019
Selamat membaca...
Kak kata-katanya bagus. Tapi jujur aku gak terlalu faham sama yang namanya puisi. Tapi bagiku semakin banyak kata yang aku gak tau, berarti semakin bagus puisinya soalnya maknanya itu tersembunyi
BalasHapusTerima kasih sayang, semangat untuk kamu๐ช๐ช
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
HapusNice, gabisa berkata apa apa ๐๐
BalasHapus๐ค๐ค
HapusTerus berkarya
BalasHapusSemangattt๐ช๐ช
HapusMantapp furi
BalasHapusLuvyu❤
HapusKeren. Walaupun aku memang masih gak terlalu ngerti soal majas.
BalasHapusJujur aku banyak yang nggak paham dengan diksinya. Akhirnya nggak paham juga sama maknanya. Tapi saat dibaca pelan enak sih.. hehe. Ini aku yang kudu belajar diksi-diksi puisi lagi.
BalasHapusDiam tanpa kata kalau sudah baca puisi yang maknanya sangat dalam seperti ini
BalasHapus๐๐
BalasHapusPuisi oh puisi
BalasHapusLanjutkan terus karyanya