Furi
Kaca bening pembatas ruang semu setengah meter
Berlapis kanvas cokelat, daun majemuk mengelilingi
Di tengah keindahan semi permanen
Kau siram secangkir rendaman gula merah Jawa
Dan, karamel lama hampir rusak
Letak kita yang tak pasti
Pun pendapat selalu berlawanan arah
Salah miring atau pasal sudut yang terlalu banyak
Ego tetap tak meredah sedang hati resah berpuing
Volumenya masih sesingkat dulu
Kalau saja indah pasti memanjakan mata
Menikmati kagum akan dirimu yang terukir syahdu
Fabel,
Tak butuh rumus logaritma jika nyatanya ilmu tetap
Tak selamanya satu tambah satu sama dengan dua
Tak mungkin juga deret bilangan prima tak selalu ganjil
Kesungguhan hati dalam masa uji coba
Menyematkan langkah menggunakan bangun dasar
Sebab, sejatinya perjalanan hidup berpola perhitungan
Kau terapkan tetap kuemban sanggup, kau terlelap sangar kulompat pada kubus kaki lima
Siantar, 7 Oktober 2019
Kaca bening pembatas ruang semu setengah meter
Berlapis kanvas cokelat, daun majemuk mengelilingi
Di tengah keindahan semi permanen
Kau siram secangkir rendaman gula merah Jawa
Dan, karamel lama hampir rusak
Letak kita yang tak pasti
Pun pendapat selalu berlawanan arah
Salah miring atau pasal sudut yang terlalu banyak
Ego tetap tak meredah sedang hati resah berpuing
Volumenya masih sesingkat dulu
Kalau saja indah pasti memanjakan mata
Menikmati kagum akan dirimu yang terukir syahdu
Fabel,
Tak butuh rumus logaritma jika nyatanya ilmu tetap
Tak selamanya satu tambah satu sama dengan dua
Tak mungkin juga deret bilangan prima tak selalu ganjil
Kesungguhan hati dalam masa uji coba
Menyematkan langkah menggunakan bangun dasar
Sebab, sejatinya perjalanan hidup berpola perhitungan
Kau terapkan tetap kuemban sanggup, kau terlelap sangar kulompat pada kubus kaki lima
Siantar, 7 Oktober 2019
Kereeen
BalasHapusTerus semangat.
BalasHapus